Di Hadapan Para Chef Halal Indonesia, Dosen ITP Memberikan Pengetahuan dan Solusi tentang Penyediaan Pewarna Alami Indonesia

Rabu, 20 Desember 2017 23:48 WIB  

Di Hadapan Para Chef Halal Indonesia, Dosen ITP Memberikan Pengetahuan dan Solusi tentang Penyediaan Pewarna Alami Indonesia

 

Menyambut implementasi UU nomor 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), produsen sebaiknya perlu diberikan pengetahuan dan solusi guna penyediaan pangan yang halal dan sehat. Salah satunya melalui penyediaan pewarna alami yang bisa digali dari potensi negeri sendiri.

Chef Halal Indonesia memiliki semangat untuk menggali potensi hayati atau alam mengenai pewarna alami tersebut dengan menghadirkan peneliti pewarna alami yang aman, sehat, dan mempertimbangkan aspek kehalalan yaitu  Ibu Ir. Dr. Elfi Anis Saati, MP, dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP), pemilik beberapa paten tentang pewarna alami.

 

Ibu Ir. Dr. Elfi Anis Saati, MP bersama Chef Halal Indonesia

 

Acara yang diselenggarakan oleh Chef Halal Indonesia tersebut mengusung tema “Potensi Pigmen Indonesia”  pada Sabtu tanggal 16 Desember 2017 di Tangerang. Melalui acara tersebut, Ibu Elfi Anis Saati menyampaikan beberapa contoh bahan alam yang berpotensi sebagai pewarna makanan karena kandungan pigmennya seperti antosianin, flavonoid, karotenoid, betalain, klorofil, dan sebagainya.

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (Ar Ra’d ayat 4)

Pemberian pengetahuan dan solusi kepada produsen atau pelaku dunia industri pangan merupakan salah satu bentuk sinergi antara dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan kegiatan seperti ini, Jurusan ITP terus berperan aktif mendukung masyarakat untuk mengimplementasikan pengetahuan dalam menghasilkan produk pangan aman, sehat, dan halal. (vrt)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shared: